Dit. Promkes Gelar Pembelajaran dan Diseminasi Program Komunikasi Percepatan Vaksinasi COVID-19 Nasional

| Dilihat 941 Kali

Dit. Promkes Gelar Pembelajaran dan Diseminasi Program Komunikasi Percepatan Vaksinasi COVID-19 Nasional
Dit. Promkes Gelar Pembelajaran dan Diseminasi Program Komunikasi Percepatan Vaksinasi COVID-19 Nasional

Dalam rangka memeriahkan Hari Kesehatan Nasional ke-58, Kementerian Kesehaan melalui Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat yang bekerjasama dengan Breaktrough Action for Covid-19 (USAID) pada tanggal 22 November 2022.

Dalam pelaksanaan Seminar Publik yang berjudul “Dukung Vaksinasi Booster Bangkit Indonesiaku Sehat Negeriku” tersebut, mengagendakan pemberian apresiasi kepada 10 Kepala Daerah yang berasal dari daerah fokus kegiatan program Breaktrough Action for Covid-19, diantaranya adalah:

  1.  Provinsi Riau

  • Kabupaten Kampar

  • Kabupaten Dumai

  1. Provinsi Jawa TImur

  • Kabupaten Lumajang

  • Kabupaten Pasuruan

  1. Provinsi Kalimantan Barat

  • Kabupaten Kubu Raya

  • Kabupaten Kayong Utara

  1. Provinsi Sulawesi Selatan

  • Kabupatan Bantaeng

  • Kabupaten Sinjai

  1. Provinsi Nusa Tenggara TImur

  • Kabupateng Kupang

  • Kabupaten Timor Tengah Selatan

Penghargaan ini diberikan atas upaya percepatan peningkatan vaksinasi Covid-19 yang telah dilakukan melalui program USAID Breaktrough Action for Covid-19.

Kegiatan Seminar Publik yang dilaksanakan secara Hybrid (Daring dan Luring) tersebut dihadiri oleh Bupati dan Walikota dari 10 daerah fokus kegiatan program Breaktrough Action for Covid-19, Drg. Widyawati. MKM selaku Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakan, Kepala dinas Kesehatan Provinsi wilayah yang fokus kegiatan program Breaktrough Action for Covid-19, dan juga perwakilan dari pihak USAID.

Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi manfaat dan pembelajaran positif bagi para peserta seminar publik.

 

Link Video Seminar = Pembelajaran dan Diseminasi Program Komunikasi Percepatan Vaksinasi COVID-19 Nasional - YouTube

 

Review: Astasari