Inovasi Teknologi dalam Percepatan Penurunan AKI-AKB di Sidoarjo
| Dilihat 187 Kali

Inovasi Teknologi dalam Percepatan Penurunan AKI-AKB di Sidoarjo

Inovasi Teknologi dalam Percepatan Penurunan AKI-AKB di Sidoarjo

Sebagai salah satu perhatian Kementerian Kesehatan, program Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan stunting terus ditingkatkan di daerah. Kali ini Menteri Kesehatan dr Terawan Agus bersama dengan Dirjen Kesmas dr Kirana Pritasari melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Sidoarjo dan Gresik pada tanggal 13 Desember lalu.

Dalam lawatannya, Menkes mengunjungi RSUD Sidoarjo, Puskesmas Driyoreko Gresik, Puskesmas Taman Sidoarjo. Pada kunjungannya di Sidoarjo, Menkes memberikan apresiasi terhadap penerapan teknologi yaitu dengan aplikasi SIMANIES (Sidoarjo Maternal Neonatal Emergency System) dimana aplikasi ini dapat meningkatkan layanan kepada ibu melahirkan serta aplikasi SICANTIK (Sidoarjo Cegah Angka Kematian Ibu dan Anak) yang dimiliki oleh Dinkes Kabupaten Sidoarjo.

Adapun aplikasi ini dipakai oleh tim kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit serta para bidan yang memiliki jaringan dengan RSUD sehingga dapat digunakan untuk mengirim rujukan sebagai langkah penanganan cepat. Aplikasi ini telah digunakan oleh 10 puskesmas dan 10 rumah sakit swasta.

Dalam kesempata ini juga Dirjen Kesmas memberikan apresiasi terhadap pelayanan KIA dan stunting di Puskesmas Taman. Diharapkan dengan adanya sinergi antara berbagai komponen di daerah dapat mengurangi angka kematian ibu dan anak serta pencegahan stunting di Sidoarjo.

 

 



Artikel Sebelumnya
Pemberdayaan Masyarakat, Sarat akan Makna
Artikel Selanjutnya
Jangan Duduk Terus, Yuk Peregangan