Hari Bidan: Peran Bidan dalam Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi
| Dilihat 153 Kali

Hari Bidan: Peran Bidan dalam Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Gambar Ilustrasi Bidan Menggendong Anak

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bergandeng tangan bersama Ikatan Bidan di seluruh Indonesia terutama bidan yang berada di desa untuk menurunkan dan menekan Angka Kematian Ibu saat melahirkan.

Bidan adalah bagian yang berperan penting dari proses perjuangan seorang Ibu saat melahirkan anaknya ke dunia. Para bidan di seluruh dunia harus semakin profesional dan berkompeten saat melaksanakan tugas dan mempersiapkan masa yang akan datang bagi anak-anak di dunia.

Hari Bidan Nasional jatuh pada setiap tanggal 24 Juni, yang bisa mengingatkan kita tentang pentingnya Kesehatan Ibu dan Janin. Sehingga diperlukan juga kemajuan bidan untuk membantu masyarakat mendapatkan kesehatan yang baik.

Seperti yang di lakukan oleh Rohimah Bintang Eka Palupi atau yang biasa di panggil ‘Lupita’ mengawali karirnya sebagai seorang Bidan. Sekarang, Lupita bekerja sebagai Marcom Coordinator di salah satu Rumah Sakit di Kota Surabaya.

Menurut Lupita, menjadi bidan seharusnya lebih mengutamakan pelayanan. Seorang bidan bukan hanya sekedar omong kosong kesana kemari berparas cantik lalu menerima gaji. Tetapi harus memiliki sifat tahan banting.

Tugas bidan selain mengurus ibu yang sedang melahirkan tetapi juga melakukan kontrol janin saat masih di dalam kandungan.

Bidan sangat berperan penting bagi lingkungan di masyarakat untuk memberikan pengetahuan seputar kesehatan, kehamilan dan juga janin pada ibu yang sedang mengandung.



Artikel Sebelumnya
Pemberdayaan Masyarakat, Sarat akan Makna
Artikel Selanjutnya
Hari Keluarga Nasional