Tiga Langkah Mudah Pantau Tumbuh Kembang Buah Hati Anda
| Dilihat 88 Kali

Tiga Langkah Mudah Pantau Tumbuh Kembang Buah Hati Anda

Tiga Langkah Mudah Pantau Tumbuh Kembang Buah Hati Anda

 

 

 

posyandu2

Pertumbuhan dan juga perkembangan buah hati tentunya jadi prioritas bagi Anda sebagai orang tua. Apakah anak saya tumbuh tinggi sesuai dengan usianya? Apakah perkembangan intelektual dan emosinya sudah sesuai dengan yang seharusnya? Apakah anak saya termasuk sering sakit? Serta berbagai macam pertanyaan lainnya tentu menjadi perhatian Anda karena ingin buah hati tumbuh dan berkembang dengan sehat.

Salah satu kewajiban orang tua dalam hal ini adalah seorang Ibu untuk memenuhi kebutuhan anak demi tumbuh kembang yang baik dicantumkan dalam UU no. 36 tahun 2009 pasal 128 tentang Kesehatan yang menyatakan setiap bayi berhak untuk mendapatkan Air Susu Ibu eksklusif. Memastikan anak bayi Anda mendapatkan ASI eksklusif yang merupakan haknya adalah langkah pertama untuk memantau tumbuh kembang buah hati yang sehat.

  1. Membawa anak ke Posyandu

Posyandu merupakan fasilitas kesehatan yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat untuk memberikan pelayanan kesehatan untuk anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan juga lansia. Posyandu diadakan sebulan sekali dan kegiatannya bisa Anda manfaatkan untuk memantau tumbuh anak secara fisik dan juga perkembangannya secara mental.

Beberapa pemeriksaan yang dilakukan antara lain adalah menimbang berat badan, mengukur panjang atau tinggi tubuhnya, memeriksa gigi, memberikan vitamin dan juga imunisasi.

  1. Faktor yang harus diperhatikan

Usia anak di bawah dua tahun adalah usia yang paling tepat untuk dilakukan perbaikan jika ditemukan adanya gangguan perkembangan pada diri mereka. Oleh karena itu, hingga anak Anda berusia dua tahun lakukan selalu pemantauan dengan cermat perkembangan mereka dalam hal status pemenuhan gizinya, apakah sudah cukup atau masih kurang, anak tumbuh tinggi atau terhambat, mengalami keterlambatan bicara atau tidak, apakah anak memiliki gangguan konsentrasi dan punya sikap yang hiperaktif atau tidak. Jika terdapat gangguan maka sebaiknya langsung dibawa ke fasilitas layanan kesehatan pilihan Anda.

  1. Memanfaatkan buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak)

Ketika rutin membawa anak ke Posyandu setiap bulan, Anda akan mendapatkan buku KIA yang bisa digunakan untuk memantau tumbuh dan kembang anak sesuai dengan usianya. Isi dari Buku KIA ini di antaranya adalah sejarah pertumbuhan tinggi, berat badan, dan juga lingkar kepala yang kemudian akan membentuk kurva yang biasanya akan diisi oleh petugas kesehatan.

Dalam buku ini, Anda juga bisa menjawab pertanyaan yang ada pada kuesioner sebagai bahan referensi petugas kesehatan menyimpulkan tingkat tumbuh dan kembang anak.



Artikel Sebelumnya
Pemberdayaan Masyarakat, Sarat akan Makna
Artikel Selanjutnya
5 Hal Penting Harus Dilakukan Orang Tua Untuk Kesehatan Anak