Vaksinasi di Istora jadi Percontohan Vaksinasi Massal Covid-19
| Dilihat 84 Kali

Vaksinasi di Istora jadi Percontohan Vaksinasi Massal Covid-19

Vaksinasi di Istora jadi Percontohan Vaksinasi Massal Covid-19

Pengunaan vaksin Sinovac telah diberikan izin oleh Badan POM. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah memulai Vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Prioritas utama pemberian vaksin diberlakukan bagi tenaga kesehatan.

Pada hari Kamis, 4 Februari 2021, Kementerian Kesehatan RI mengadakan Vaksinasi Covid-19 secara massal di Istora Senayan, Jakarta. Implementasi tersebut akan menjadi percontohan Vaksinasi Covid-19 di daerah lain.

Program implementasi vaksinasi massal dosis pertama ini melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Farmasi BUMN PT Biofarma (Persero), dan 27 Puskesmas se-Provinsi Jakarta

Peserta vaksinasi massal ini merupakan tenaga kesehatan yang belum pernah divaksinasi, belum pernah terpapar Covid-19, berusia 19-59 tahun, dan telah melewati pemeriksaan kesehatan di lokasi vaksinasi.

Petugas kesehatan yang menerima vaksinasi sebelumnya telah menerima email konfirmasi dan pemberitahuan tempat serta jadwal kehadiran.

Dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, Mars selaku PLT. (Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI) menyebut vaksinasi massal ini untuk memfasilitasi petugas kesehatan di Jakarta dalam mendapatkan akses ke vaksinasi.

Dr. Maxi juga mengatakan, implementasi vaksinasi massal ini juga merupakan persiapan vaksinasi dengan jumlah peserta yang lebih besar pada tahap selanjutnya yang diharapkan akan selesai pada akhir April 2021.

"Ini juga latihan kami untuk membuat vaksinasi massal seperti ini untuk mengantisipasi vaksinasi langkah-langkah berikut untuk layanan publik yang berjumlah 18 juta sehingga kami terbiasa," katanya.

Vaksinasi sebelumnya berhasil dilakukan di Graha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta, lalu Sabuga ITB, Bandung, dan terakhir di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Selama pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal, tidak ditemukan KIPI berupa gejala berat. Namun, penyelenggara vaksinasi massal akan terus menyiapkan tenaga dokter dan peralatan medis di ruang darurat KIPI seperti ICU mini.

(ed: Eunice)



Artikel Sebelumnya
Pemberdayaan Masyarakat, Sarat akan Makna
Artikel Selanjutnya
Slider Dialog Interaktif Vaksinasi Covid-19 bagi Pedagang Pasar