Seminar Online Bareng Blogger “Yuuk Disiplin COVID-19 Ambyar” oleh Kementerian Kesehatan Mengajak Masyarakat Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru
| Dilihat 586 Kali

Seminar Online Bareng Blogger “Yuuk Disiplin COVID-19 Ambyar” oleh Kementerian Kesehatan Mengajak Masyarakat Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Seminar Online Bareng Blogger “Yuuk Disiplin COVID-19 Ambyar” oleh Kementerian Kesehatan Mengajak Masyarakat Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Sejak pemerintah mengumumkan pasien pertama Covid-19 pada bulan Maret 2020, kehidupan masyarakat berubah secara drastis. Kini, work from home, school from home, dan pray from home menjadi pilihan utama di kala pandemi. Banyak hal yang membuat kita akhirnya beradaptasi dengan keadaan dan juga untuk mencegah terjadinya penularan virus. Masa pandemi pun menuntut adanya adaptasi kehidupan baru. Masyarakat diharapkan dapat segera melaksanakan aktivitas seperti biasa, tetapi dengan cara yang baru. Covid-19 telah mendorong perubahan kebijakan ekonomi dan politik dunia ke depan.

Menurut Studi Board of Innovation and BBC tahun 2020, Covid-19 turut mendorong perubahan pada perspektif, sikap, dan perilaku masyarakat, seperti konsep bekerja, budaya hidup sehat, aktivitas belanja, dan lain-lain. Untuk itu, pemerintah pusat, daerah, hingga elemen masyarakat harus bergotong royong dan bersinergi untuk bersama menyelesaikan persoalan pandemi Covid-19.

Presiden Jokowi juga telah menyampaikan lima arahan terkait adaptasi kebiasaan baru agar masyarakat tetap produktif dan aman dari penularan Covid-19. Pertama, Presiden Jokowi mengingatkan pentingnya prakondisi yang ketat. Sosialisasi kepada masyarakat harus dilakukan secara masif terutama mengenai sejumlah protokol kesehatan yang harus diikuti. Kedua, Presiden Jokowi mengingatkan pentingnya perhitungan yang cermat dalam mengambil kebijakan yang harus didasarkan data dan fakta di lapangan. Ketiga, Presiden Jokowi mengingatkan soal penentuan prioritas yang harus disiapkan secara matang mengenai sektor dan aktivitas mana saja yang bisa dimulai dan dibuka secara bertahap. Keempat, adanya konsolidasi dan koordinasi antara pemerintah pusat dengan daerah, mulai dari provinsi hingga tingkat RT, serta bergotong royong melibatkan semua elemen masyarakat. Kelima, Presiden Jokowi meminta agar dilakukan evaluasi secara rutin. Presiden terus mengingatkan agar jajarannya tidak lengah terutama karena kondisi di lapangan masih sangat dinamis.

Untuk itu, perlu diupayakan perubahan perilaku masyarakat melalui komunikasi publik yang sistematis dan komprehensif untuk “memutus mata rantai Covid-19”dan memastikan masyarakat dapat memahami dan mengikuti protokol kesehatan di era adaptasi kebiasaan baru dengan tetap sehat dan produktif.

Seminar Online Bareng Blogger “Yuuk Disiplin COVID-19 Ambyar” dilaksanakan pada Rabu, 30 September 2020 melalui zoom dan Youtube Live (https://www.youtube.com/watch?v=aumwHll4uPg). Acara dibuka oleh dr. Riskiyana S. Putra, M.Kes selaku Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Beliau juga memaparkan update isu/kondisi Covid-19 dan menekankan pentingnya peran blogger dalam membantu menyebarkan informasi kesehatan terkait pencegahan dan pengendalian Covid-19 melalui lini/channel masing-masing dengan sebelumnya meng-update informasi dari sumber-sumber resmi/official, media sosial Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, serta sumber resmi lainnya.

Hadir pula narasumber kedua yaitu, Dr. Rose Mini Agus Salim, M.Psi. atau yang akrab dipanggil Bunda Romi. Beliau menyatakan ada beberapa cara untuk meningkatkan kesadaran diri dalam adaptasi kebiasaan baru, “Pertama, perkuat moral virtue, kenali manfaat 3 M (Menggunakan masker, Menjaga Jarak, Mencuci tangan dengan sabun), terapkan kebiasaan konsisten, dan mulailah dari diri sendiri, lalu bawa pengaruh ke lingkungan Anda agar menjadi contoh untuk lingkungan.”

Selain pemerintah yang berupaya meningkatkan literasi melalui diseminasi informasi positif kepada seluruh lapisan masyarakat untuk dapat mengikuti protokol kesehatan dan beradaptasi dengan kebiasaan hidup baru, peran serta masyarakat, terutama dalam hal ini influencer dan blogger juga punya peran penting. Sebagai contoh, Wardah Fajri, Founder dan Mentor Komunitas BloggerCrony, menjelaskan bahwa, “BloggerCrony sebagai salah satu komunitas pun menjadi fasilitator blogger anggota komunitas untuk menyebarkan pesan positif pro-kesehatan gerakan nasional #SelaluPakaiMasker di media sosial.”

#YukDisiplinCovid19Ambyar

#SeminarBarengBloggerDitPromkes

www.covid19.go.id

https://infeksiemerging.kemkes.go.id

www.promkes.kemkes.go.id

FB Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat



Artikel Sebelumnya
Pemberdayaan Masyarakat, Sarat akan Makna
Artikel Selanjutnya
Selamat Hari Kesehatan Jiwa Sedunia