Pemerintah Akan Fokuskan Penanganan TBC pada Pekerja

| Dilihat 1042 Kali

Pemerintah Akan Fokuskan Penanganan TBC pada Pekerja
Pemerintah Akan Fokuskan Penanganan TBC pada Pekerja

TBC merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak mendapatkan perhatian hingga saat ini, hal ini dikarenakan berdasarkan Global TB tahun 2022 yang lalu, diketahui bahwa jumlah kasus TBC terbanyak ada pada kelompok usia produktif, terutama masyarakat yang berada di antara rentang usia 45 sampai 54 tahun.

Apabila dilihat lebih jauh, usia tersebut merupakan usia dimana mayoritas masyarakat bekerja, sehingga untuk meminimalisir kondisi tersebut terus berkembang, pemerintah mulai memfokuskan pengendalian TBC untuk para pekerja melalui Permenkes nomor 67 tahun 2016 tentang Penanggulangan TBC dan Permenaker nomor 13 tahun 2002 tentang Penanggulangan TBC di Tempat Kerja.

Dalam Permenkes nomor 67 tahun 2016 tentang Penanggulangan TBC, terdapat beberapa strategi nasional untuk mengeliminasi TBC di Indonesia yang dicanangkan oleh pemerintah, mulai dari penguatan komitmen, peningkatan akses layanan TBC, optimalisasi upaya promosi dan pencegahan TBC, pengobatan TBC dan pengendalian infeksi, hingga pemanfaatan hasil riset dan teknologi.

Pengendalian TBC pada pekerja juga didukung melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) nomor 13 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja. Adapun sasaran dari pelaksanaan Permenaker ini adalah pengusaha dan pengurus perusahaan, dokter perusahaan, pekerja atau buruh, dan bagi pengawas ketenagakerjaan untuk melakukan pengawasan pelaksanaan penanggulangan tuberkulosis di tempat kerja.

Saat ini upaya yang telah dilakukan Kemenaker dalam rangka penanggulangan TBC di tempat kerja adalah dengan melakukan identifikasi risiko tinggi tuberkulosis di tempat kerja menggunakan formulir screening di 6 wilayah yaitu Jawa Tengah 1050 pekerja, Jawa Barat 2.719 pekerja, DKI Jakarta 100 pekerja, Jawa Timur 327 pekerja, Sumatera Utara 150 pekerja, dan Banten 409 pekerja pada tahun 2022 yang lalu.

Tidak hanya itu, pengendalian TBC di tempat kerja juga didukung oleh dunia usaha, seperti PT. Otsuka yang mengatasi TBC pada karyawannya melalui program Free TBC @workplaces. Dalam keterangannya, Sudarmadi Widodo selaku Corporate Communication PT. Otsuka menyatakan bahwa program Free TBC @Workplaces merupakan sebuah inovasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas TBC dan eliminasi stigma tentang TBC.