Nuzulul Quran: Momentum Memperkuat Kesabaran dan Ketahanan dalam Mencegah dan Menangani Pandemi Covid-19
| Dilihat 94 Kali

Nuzulul Quran: Momentum Memperkuat Kesabaran dan Ketahanan dalam Mencegah dan Menangani Pandemi Covid-19

Nuzulul Quran: Momentum Memperkuat Kesabaran dan Ketahanan dalam Mencegah dan Menangani Pandemi Covid-19

Ramadan kali ini merupakan tahun kedua dengan kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Pada hari Jumat (30/4) yang lalu, Panitia Penyelenggara Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kementerian Kesehatan mengadakan Peringatan Nuzulul Quran (Peristiwa turunnya Al Quran) di lingkungan Kementerian Kesehatan. Tema yang diambil yaitu “Dengan Momentum Nuzulul Quran Kita Perkuat Kesabaran dan Ketahanan dalam Mencegah dan Menanggulangi Pandemi Covid-19” dan menghadirkan pendakwah Ustadz Das'ad Latief, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D. dari Makassar.

Peringatan Nuzulul Quran di lingkungan Kementerian Kesehatan dilakukan secara virtual dan tatap muka di Aula Siwabessy Gedung Sujudi Lantai 2 Kementerian Kesehatan, di mana Menteri Kesehatan hadir memberikan arahan dan Sekretaris Jenderal selaku Ketua KORPRI Kementerian Kesehatan memberikan laporan. Hadir pula Wakil Menteri Kesehatan, Para Staf Ahli, Para Staf Khusus Menteri, Para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, pegawai di lingkungan Kementerian Kesehatan, Dharma Wanita Persatuan Kementerian Kesehatan, dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Afiah Kementerian Kesehatan.

Momentum Nuzulul Quran berperan sangat strategis untuk senantiasa mengingatkan kita semua untuk menerapkan spirit Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dalam arahan pertemuan ini disampaikan “Saya melihat bahwa sehebat-hebatnya ilmu manusia selalu ada yang tidak bisa dijelaskan oleh ilmu manusia dan dengan berjalannya waktu dimana ilmu manusia itu bertambah, kemudian kita baru bisa memahami apa yang terjadi di alam” ujar Menteri Kesehatan.

Ustadz Das’ad Latief menyampaikan bahwa pelajaran tentang kesabaran dan ketahanan dalam menghadapi pandemi Covid-19, tentu akan didapati apabila kita semua mau memelajari kitab suci Al-Qur’an. Alquran mengisahkan tentang Nabi Ayyub alaihis salam yang begitu sabar dalam menghadapi penyakit yang dideritanya dan perlakuan umat kepadanya. Di kesempatan itu pula, Ustadz kondang ini menyampaikan himbauan kepada seluruh rakyat Indonesia tentang ajakan vaksinasi. Vaksinasi tidak membatalkan puasa dan merupakan bagian dari jihad karena bertujuan untuk menjaga kemaslahatan umat.

Para peserta sangat antusias dan menyimak pengajaran dari Ustadz tersebut. Peserta Nuzulul Quran secara virtual melalui zoom sebanyak 1000 orang dan streaming YoutubeDirektorat Promkes dan PM Kemenkes RI sebanyak 508 orang. Sementara secara tatap muka di dalam gedung dibatasi dengan jumlah yang terbatas dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Semoga dengan penerapan protokol kesehatan dan peningkatan aspek spiritual terus dilakukan, masyarakat tetap sehat, semangat, dan sabar menjalani kehidupan di masa pandemi Covid-19.

Penulis: Muh Nur Akhsin Ridho, S.Si, MKM

Editor: Eunice Margarini, SKM, MIPH

Link Acara : https://www.youtube.com/watch?v=XGbxnvFw_bI&t=4810s dan https://www.youtube.com/watch?v=TyHbkQ4xmvg



Artikel Sebelumnya
Pemberdayaan Masyarakat, Sarat akan Makna
Artikel Selanjutnya
Mudik Ditiadakan? Yuk, Simak Alasannya..