Kesehatan Dewasa
| Dilihat 904 Kali

Kesehatan Dewasa

Kesehatan Dewasa

Kekerasan dalam rumah tangga

Pernikahan sehat dapat terjadi ketika perempuan dan laki-laki dapat saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Akan tetapi apabila hal diatas tidak terjadi, maka hal-hal yang harus dihindari dalam pernikahan adalah melakukan:

  • Kekerasan secara fisik (memukul, menendang, menampar, menjambang rambut, menyundut dengan rokok, melukai)
  • Kekerasan secara psikis (menghina, komentar-komentar yang merendahkan, melarang istri mengunjungi teman-teman, mengancam)
  • Kekerasan seksual (memaksa dan menuntut berhubungan seksual)
  • Penelantaran (tidak memberikan nafkah istri, melarang istri bekerja)
  • Eksploitasi (memanfaatkan, memperdagangkan dan memperbudakan)

Solusi/mengatasi tindak kekerasan apabila hal tersebut terjadi, maka sebaiknya suami maupun istri mencari solusi dengan berdialog , langkah-langkah yang dapat dilakukan :

  • Menceritakan kejadian kepada keluarga
  • Melapor ke polisi (unit pelayanan perempuan dan anak)
  • Pergi ke fasilitas kesehatan (puskesmas/rumah sakit) untuk mengobati luka yang dialami dan mendapat visum dari dokter atas permintaan polisi penyidik
  • Mendapatkan pendampingan dari tokoh agama LSM/LBH

Kesetaraan Gender

Apakah anda masih berfikir bahwa :

  • Perempuan hanya mampu mengerjakan tugas sederhana dan tidak penting
  • Yang diutamakan adalah laki-laki terlebih dahulu baru perempuan
  • Perempuan ditempatkan sebagai orang yang tidak memiliki peran penting
  • Beban kerja perempuan lebih lama dan lebih banyak menjadi ibu rumah tangga dan mencar nafkah
  • Mitos tersebut tidak seharusnya diikuti karena laki-laki dan perempuan kedudukannya sama dan berhak ikut memutuskan setiap keputusan dalam rumah tangga

Waspadai kanker leher rahim dan kanker payudara

Kanker leher rahim (serviks) merupakan kanker pembunuh nomor dua di dunia setelah kanker payudara. Di Indonesia, kanker leher rahim bahkan menduduki peringkat pertama pembunuh perempuan.Deteksi Dini kanker leher rahim:

  • Papsmear
  • Tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Cuka)
  • Deteksi dini kanker leher rahim dianjurkan untuk perempuan usia 30-50 yang sudah berhubungan seksual dan dapat dilakukan 5 tahun sekali yang dapat dilakukan di bidan, puskesmas, dan rumah sakit.
  • Untuk deteksi kanker payudara bisa dilakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri)

Waspada flu yang menular

Pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan vaksinasi dan menjaga kesehatan pribadi seperti tidak menyentuh mata hidung dan mulut, sering mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, menutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin.Deteksi dini tekanan darah Tekanan darah merupakan tekanan atau gaya yang diberikan oleh darah terhadap pembuluh darah yang disebabkan pemompaan jantung. Tingkat tekanan darah normal terletak di bawah (120/80mm hg).Jika tingkat tekanan darah dibawah 90/60, maka dikatakan bahwa seseorang menderita tekanan darah rendah dan dikatakan tinggi jika diatas 140/90. Manfaat dari deteksi dini tekanan darah untuk menghindari penyakit yang timbul dari tekanan darah baik rendah maupun tekanan darah tinggi.Konsumsi makanan rendah lemak gula dan garam – 4 sendok makan gula/hari terlalu banyak berakibat kegemukan dan diabetes melitus, diabetes dapat mengganggu jantung dan ginjal – 1 sendok teh garam / hari lebih dari 1 sendok teh garam/hari maka resiko stroke naik 23% dan risiko penyakit jantung naik 17 % – 5 sendok makan lemak/hari terlalu banyak lemak membuat berat badan berlebih sehingga mengingkatkan risiko penyakit jantung, diabetes dan hipertensi.



Artikel Sebelumnya
Pemberdayaan Masyarakat, Sarat akan Makna
Artikel Selanjutnya
Lingkungan Pendukung Kesehatan