SISTEM INFORMASI E-DUNIA USAHA

Login    Bantuan promkes@kemkes.go.id (021) 5221224

Kalbe Edukasi Nutrisi Kesehatan Gagal Ginjal

Yogyakarta, 29 September 2019 – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) hari ini melalui Kalbe Ethical Customer Care (KECC) dan Indonesia Kidney Care Club (IKCC) mengadakan edukasi kesehatan kampanye tentang pentingnya menjaga kesehatan ginjal dengan tema Nutrisi Tepat untuk Pasien Gagal Ginjal yang diselenggarakan di Grage Hotel Yogyakarta. Diskusi ini menghadirkan dr. Triharnoto, MBA,M. Sc., Sp.PD-KGH, FINASIM dengan moderator Setyo Hartono. Selain edukasi kesehatan, juga diadakan pemeriksaan gratis tensi dan gula darah.

“Kalbe secara rutin melakukan edukasi kesehatan kepada masyarakat sebagai wujud kepedulian terhadap pencegahan penyakit ginjal, khususnya bagi para pasien penyakit ginjal kronik supaya tetap mempertahankan kualitas hidupnya,” ujar Adis Pranaya Yakin, Health Care Consultant Kalbe Ethical Customer Care PT Kalbe Farma Tbk. “Edukasi ini merupakan rangkaian acara komunitas ginjal yang secara rutin diselenggarakan di Yogyakarta, kami mengharapkan masyarakat lebih memahami lagi mengenai nutrisi yang diperlukan pasien-pasien  dengan gagal ginjal serta upaya-upaya pencegahannya sejak dini,” lanjut Adis.

Seperti kita ketahui bersama bahwa gagal ginjal kronis merupakan penurunan fungsi ginjal secara perlahan dan menahun yang disebabkan oleh berbagai macam faktor, bersifat progresif dan irrefersible. Gejala yang muncul biasanya menjadi tidak nafsu makan, mual, muntah, pusing, sesak napas dan sering terasa lelah. Edema pada kaki dan tangan juga sering muncul, dan yang paling bisa dilihat adalah dari hasil laboraturium yang menyatakan bahwa GFR/TKK kurang dari 25 ml/menit.

Pasien dengan gagal ginjal diklasifikasikan menjadi pasien predialisis dan pasien hemodialysis. Diet nutrisi sangat perlu untuk pasien-pasien dengan gagal ginjal, tentunya hal-hal yang digunakan dalam dietnya berbeda antar pasien predialisis dan hemodialysis.

Selain mengadakan edukasi kesehatan atau talkshow kesehatan di Yogyakarta, Kalbe melalui KECC juga rutin mengadakan seminar awam di Jakarta dan Jawa lainnya, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, dan Bali yang bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat luas supaya masyarakat Indonesia lebih peduli lagi terhadap kualitas hidup dan kesehatan.

Dampak penyakit ginjal ini sangat besar pengaruhnya terhadap sosial ekonomi penderita dan negara, karena biaya mahal yang dikeluarkan untuk penanganan penyakit ini. Adapun untuk tahun 2015 (data BPJS hingga Triwulan III) terdapat 1,2 juta kasus gagal ginjal dengan pembiayaan Rp 1,6 triliun. Penyakit Ginjal Kronik menempati tempat no 2 setelah penyakit jantung, sebagai penyakit pembiayaan paling tinggi oleh BPJS.

Scroll to Top