Konferensi Promosi Kesehatan Rumah Sakit Ke 4

Permasalahan kesehatan saat ini sudah semakin serius dimana terjadi Global Burden Non-Communicable Diseases (NCDs) termasuk juga di Indonesia, masih tingginya angka TBC dan Stunting, cakupan imunisasi lengkap yang masih rendah, serta pentingnya pelayanan kesehatan diarahkan ke upaya promotif dan preventif. Rumah sakit yang merupakan fasilitas pelayanan kesehatan perorangan diharapkan bisa memberikan kontribusi untuk pembangunan kesehatan masyarakat.

World Health Organization (WHO) melalui Collaborating Centre for  health Promotion in Health and Health Care, diharapkan rumah sakit bisa menekan promosi kesehatan dan pencegahan penyakit saat melaksanakan pelayanan kesehatan dan sudah menerbitkan regulasi dalam pengelolaan rumah sakit berbasis promosi kesehatan. Konfrensi Nasional PKRS menjadi ajang diskusi dari pemangku kepentingan, penyelenggara,praktisi dan akademisi yang nanti hasilnya bisa menjadi rekomendasi untuk segera ditindaklanjuti oleh berbagai pihak.

Tema Konferensi  Nasional PKRS Ke-4

Pembahasan Konferensi Nasional PKRS Ke-4 pada tahun ini mengusung tema “26TH INTERNATIONAL CONFERENCE ON HEALTH PROMOTING HOSPITAL AND HEALTH SERVICE” di BOLOGNA ITALIA tanggal 6-8 Juni 2018 yaitu “HEALTH PROMOTION STRATEGIES TO ACHIEVE REORIENTATION OF HEALTH SERVICES: EVIDENCE-BASED POLICIES AND PRACTICES”. Tema tersebut sangat sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini, sejalan dengan kebijakan kesehatan nasional yang memiliki 3 pilar utama untuk mencapai Indonesia sehat yaitu Pardigma Sehat, akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional, dengan pendekatan Gerakan Hidup Sehat (Germas) dan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Oleh sebab itu, maka Tema yang digunakan pada Konferensi Nasional PKRS Ke 4 Tahun 2018 yaitu “STRATEGI PROMOSI KESEHATAN DALAM MELAKSANAKAN REORIENTASI PELAYANAN KESEHATAN RUMAH SAKIT”.

Implementasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit dalam Reorientasi Pelayanan Kesehatan.

Revitalisasi promosi kesehatan rumah sakit sudah dilaksanakan sejak tahun 2008, dengan pengalaman dalam mengimplementasikan promosi kesehatan sebagai inisiator reorientasi pelayanan kesehatan yang dilakukan dengan berbagai pendekatan secara terkonsolidasi. Presentasi ini menyatukan bagaimana konsep serta pengalaman rumah sakit dalam melakukan promosi kesehatan yang berorientasi pada pasien,masyarakat dan keluarga sehingga sudah memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Konferensi Promosi Kesehatan Rumah Sakit Ke 4

Tujuan

  1.        Tujuan Umum
  2.        Tujuan Khusus
  3.        Adanya komitmen para penentu kebijakan dalam mengimplementasikan reorientasi pelayanan kesehatan
  4.        Adanya strategi implementasi reorientasi pelayanan kesehatan
  5.        Teridentifikasinya faktor pendorong dan penghambat reorientasi pelayanan kesehatan

Rencana pelaksanaan

  1.        Hari, tanggal  : Selasa-Jum'at, 27 - 30 November 2018
  2.        Tempat          : Hotel Mercure Ancol, Jakarta

Pembicara

  1. Menteri Kesehatan RI -  Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, SpM
  2. Direktur Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti). - Prof. Dr. Ali Gufron Mukti, MSc, PhD
  3. Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. - Dr. Bambang Wibowo, Sp.OG
  4. Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementrian Kesehatan RI. - Dr. Kirana Pritasari,MQIH

Target Peserta.

Peserta yang akan hadir diperkirakan sejumlah 559 orang yang terdiri atas:

  1.        Pimpinan rumah sakit: 50 orang
  2.        Dinas Kesehatan Provinsi: 34 orang
  3.        Para Profesional Pemberi Asuhan (PPA) dan Promotor Kesehatan: 300 orang
  4.        Akademisi dan Peneliti: 50 orang
  5.        Konsultan perumahsakitan: 25 orang
  6.        Mahasiswa kesehatan: 25 orang


Artikel Sebelumnya
Pemberdayaan Masyarakat, Sarat akan Makna
Artikel Selanjutnya
Pengumuman Pemenang Lomba Campaign HKN ke-54 dan World Diabetes Day 2018