Kemenkes Ajak Warga Tegal Rutin Cek Kesehatan

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia saat ini semakin gencar menyuarakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di wilayah Kabupaten Tegal,Jawa Tengah. Kegiatan GERMAS di Kabupaten Tegal merupakan bagian dari sosialisasi kepada masyarakat pentingnya untuk menjalankan pola hidup sehat.

Dalam kegiatan sosialisasi GERMAS tersebut, setidaknya dihadiri oleh lebih 300 warga di wilayah Kecamatan Kramat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung BMT Kramat, Kabupaten Tegal pada Minggu (7/10/2018).

Sosialisasi GERMAS tersebut menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomer 1 Tahun 2018 terkait mencegah munculnya penyakit tidak menular melalui gaya hidup sehat. selain dari Kemenkes, dalam kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal, Kecamatan, Koramil, Polsek Kramat dan Anggota DPR RI, Dewi Aryani yang ikut hadir membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Kasi Penyebarluasan Informasi Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan Kemenkes RI, Theresia Irawati mengatakan, Penyakit tidak menular yang saat ini banyak diderita oleh masyarakat seperti Stroke, Jantung, Hipertensi dan Diabetes.

“Ini semakin meningkat banyak, baik bagi mereka yang dirawat inap ataupun rawat jalan. Penyakit tersebut muncul akibat perilaku hidup yang tidak sehat”, ucapnya.

Gaya hidup tidak sehat, kata Theresia, biasanya muncul dari pola makan yang tidak sehat seperti lebih dominan mengkonsumsi lemak dan karbohidrat dibandingkan mengkonsumsi buah dan sayur.

Selain itu, sejalan dengan peningkatan teknologi, gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik juga sudah semakin rendah.

“masyarakat Indonesia dalam mengkonsumsi buah dan sayur juga masih rendah, aktivitas fisik semakin berkurang karena perkembangan teknologi”, Tambahnya.

Oleh sebab itu, ia mengajak kepada masyarakat khususnya warga di Kabupaten Tegal untuk sadar secara rutin cek kesehatan. Selain memulai pola hidup sehat, warga juga dihimbau untuk rutin mengecek kesehatan. Bagi penderita risiko hipertensi, minimal sebulan sekali atau seminggu sekali. Kalau normal, untuk yang memiliki gula darah atau kolestrol minimal enam bulan sekali cek kesehatan. “pungkasnya”



Artikel Sebelumnya
Pemberdayaan Masyarakat, Sarat akan Makna
Artikel Selanjutnya
Dukungan Promkes Dalam Penanganan Kesehatan Akibat Gempa dan Tsunami Palu dan Donggala